• tragedi - II
  • web-bannerheader-DVDTalbum
  • web-bannerheader-chc&gh
  • WEB-bannerheader-EFpromo
  • web-bannerheader-SWpromo
  • web-bannerheader-RBalbum
  • web-bannerheader-OutNow
 
web-minibanner-gr8day2
 
  • 5 December, 2014

    Hari ini (5/12), kuartet hardcore Bandung, TRAGEDI, merilis album baru yang bertitel II via Gr8day-Music, Malang. Sesuai judulnya, album ini merupakan album ke dua mereka setelah pada 2010 lalu merilis album pertama, Rebuild Through Resistance.

    Berisi sepuluh lagu, album ini dianggap kuartet yang terdiri dari Teguh (vokal), Zanoe (gitar), Reza (bass), dan Ami (drum) sebagai refleksi sederhana dari apa yang terjadi di sekitar mereka. Teguh mengatakan bahwa tidak ada tema khusus untuk album ini. Fokusnya cerita tentang arogansi yang mereka temui dan alami di keseharian. “Album ini tidak menceritakan sesuatu yang tidak kami lihat dan tidak kami rasakan langsung. Semuanya sangat dekat dengan keseharian kami. Intinya tentang arogansi yang pernah kami alamin,” jelas Teguh.

    Mengnai materi lagu, dipaparkan oleh Ami dan Reza, musik yang mereka buat kebanyakan hasil dari jam session. Mereka juga mengungkapkan bahwa selain hardcore setiap personelnya punya ketertarikan lumayan dalam terhadap banyak genre musik. Oleh karena disentuh beberapa kekhasan genre musik lain, materi musik album II ini dianggap baru.

    “Hardcore punk sudah pasti, dipoles progressive, thrash, stoner, dll. alhasil crossover hardcore,” kata Reza. Ami menegaskan, “bebas, lah, mau dibilang apa. Pastinya kami bikin musik yang kalau didengar, orang kira yang mainin badannya gede, gagah, pokonya tough guy banget! Hahahah!”

    Lebih lanjut Zanoe menjelaskan bahwa perilisan II ini bagi TRAGEDI layaknya kado dan bukti keberhasilan mereka mempertahankan eksistensi. Jujur Zanoe, selain perumusan materinya, proses pembuatan album ini juga memakan waktu yang lumayan lama. Oleh karena itu eksistensi mereka sebagai band yang produktif sempat dipertanyakan. Bahkan beberapa orang dan kelompok menganggap mereka sudah bubar.

    “Kalau saya anggap album ini kayak kado, sih, sekaligus shit bomb buat yang nganggap kami nggak produktif atau malah bubar huahahaha,” sambung Zanoe sambil canda tawa.

    Sebelum merilis albumnya, mereka sempat merilis dua buah single yang juga ada di album itu, “Fuck With Your Statement” dan “Don’t Give A World A Chance”. Selain dua buah single, band yang dipayungi oleh Gr8day-Music, Malang ini juga merilis video musik untuk single pertamanya “Fuck With Your Statement.”

  • 20 November, 2014

    Inilah Nominasi Indonesia Cutting Edge Music Awards (ICEMA) 2014
    Oleh Reno Nismara

    Total terdapat 20 kategori; 14 kategori berdasarkan aliran musik, 4 kategori favorit dan 2 kategori khusus.

    ICEMA 2014 telah mencapai tahap pengumuman nominasi sekaligus pemungutan suara yang akan dimulai pada 1 hingga 21 November. Tema yang diambil tahun ini adalah Celebrating 20 Years of Independent Music Movement.

    Komite ICEMA 2014 telah menerima pendaftaran dan mendata lebih dari 600 lagu sepanjang periode 24 bulan terakhir—1 Agustus 2012 sampai 31 Juli 2014—dari para artis yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

    Total terdapat 20 kategori penghargaan yang akan diberikan; 14 kategori berdasarkan aliran musik, 4 kategori favorit dan 2 kategori khusus yaitu Best Album dan Lifetime Achievement Award di mana para peraih penghargaannya akan diputuskan oleh Dewan Juri ICEMA 2014.

    “Daftar nominasi tahun ini dihasilkan dari sebuah proses menyimak dengan cermat ratusan lagu yang masuk serta diwarnai adu argumentasi panjang selama beberapa pekan oleh anggota tim kategorisasi ICEMA 2014,” ujar Wendi Putranto yang menjabat sebagai Ketua Dewan Juri ICEMA 2014.

    Ia melanjutkan, “Semoga nominasi kali ini mencerminkan kemajuan pesat musicianship serta estetika komunitas pembuat musik berbakat di tanah air yang mewakili keunggulan di bidangnya masing-masing. Saatnya kini penggemar musik Indonesia ikut memilih siapa saja artis yang layak menjadi favorit untuk meraih penghargaan musik bermartabat.”

    Ada dua jenis pemungutan suara yang dilakukan oleh ICEMA 2014 untuk menentukan para peraih penghargaan, yaitu secara terbuka oleh para penggemar musik dan secara tertutup oleh para anggota dewan juri yang telah dipilih sebelumnya oleh pihak komite.

    Seluruh proses pemungutan suara ini dilakukan secara online melalui situs resmi ICEMA (www.icema.co.id). Suara yang masuk akan ditabulasi oleh Komite ICEMA 2014 pada 21 November dan hasilnya dirahasiakan sampai Malam Anugerah ICEMA 2014 pada 18 Desember. Lokasi penyelenggaraannya akan diumumkan kemudian oleh Komite ICEMA 2014.

    Periode pemungutan suara secara terbuka oleh publik dilakukan untuk menentukan artis peraih penghargaan dari kategori The Most Favorite Track ICEMA 2014, The Most Favorite Group, Band or Duo dan The Most Favorite Solo Artist.

    Untuk kategori Favorite Newcomer, pemungutan suara digunakan untuk menentukan 100 besar di mana nantinya Dewan Juri ICEMA 2014 akan memilih maksimal 10 pemenang berdasarkan beberapa kriteria teknis yang telah disepakati, yaitu aransemen musik, lirik, aspek komunikatif, karakter, serta orisinalitas karya musik.

    Dewan Juri Tetap ICEMA 2014 dianggotai oleh David Tarigan (pengamat budaya kontemporer), Sandra Asteria (Music Editor Guvera Indonesia), Wendi Putranto (Executive Editor Rolling Stone Indonesia), Denny Sakrie (pengamat musik Indonesia), Eric Wirjanata (blogger musik dan pendiri Deathrockstar.info), Harlan Boer (musisi dan pelaku kancah musik independen), dan Indra Ameng (penggiat acara dan kancah musik independen).

    Dalam proses pemungutan suara bagi para artis peraih nominasi, Dewan Juri Tetap ICEMA 2014 akan dibantu oleh anggota Dewan Juri ICEMA 2014 yang terdiri dari 30 nama penggiat musik yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bogor, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Makasar, Medan, dan Palembang.

    berikut adalah Kategori dimana Devadata menjadi nominasinya:

    Best Punk/Hardcore/Post-Hardcore Track
    Begundal Lowokwaru – “Indonesian Proud”
    Devadata – “Supremacy”
    Durga – “Rantai Kekang”
    Inlander – “Hologram Ultimatum”
    LKTDOV – “Is It a Dream Within a Dream (Extended Version)”
    Reveur – “Lamentation”
    Senja dalam Prosa – “Rona Jingga Murka”
    The Kuda – “Hey Jansen”
    WeThePeople – “Tukang Rebutan”

    The Most Favorite Track ICEMA 2014
    Barokka – “Barapantura”
    Future Collective – “A Distant Beach”
    Maverick – “Interstellar Overdose”
    Sawi Lieu – “Pasaraya 88”
    Shakaboyd – “The Dub Knight”
    Aneka Digital Safari – “Anti Musikal Gringos”
    Rully Shabara & Rudy Wuryoko – “Pak!”
    Sabarbar – “Menggunakan Peralatan Mandi Sebagai Alat Komunikasi”
    Slarong – “Infants”
    Zoo – “Manusia Baru”
    Dialog Dini Hari – “Tentang Rumahku”
    Merah Bercerita – “Bunga dan Tembok”
    Nadafiksi – “Sentuh”
    Rabu – “Semayam”
    Rusa Militan – “Senandung Senja”
    SemakBelukar – “Berlayar di Daratan”
    Sisir Tanah – “Lagu Baik”
    Bayu Risa – “Better”
    Dangerdope – “Badmusic”
    Eyefeelsix – “Mimpi Basah Pembangkang Sipil (feat. Morgue Vanguard)”
    Jedimonk – “Lose Your Mind”
    Yacko – “Ink & Paint”
    Aggi – “Spill My Blood”
    Clubwater – “You”
    Marsh Kids – “Inclination”
    Monday Math Class – “Running Shoes”
    Seaside – “Undone”
    Sore – “Sssst…”
    Summer in Vienna – “Marshmallow Cheeks”
    The Silent Love – “Why Don’t You Love Me”
    The Sweetest Touch – “First Day of Summer”
    Whistler Post – “Closer”
    Adios Nine – “Dead People’s Clothes”
    Barefood – “Perfect Colour”
    Dopest Dope – “The Luck Song”
    Elephant Kind – “We All Lose (Holy Shit)”
    Fernie Sue – “Broke”
    Hi Mom! – “Midnight Float Sunrise for Sara”
    Jirapah – “Crowns”
    L’Alphalpha – “Gema”
    Matajiwa – “1”
    Monkey to Millionaire – “Senja Membunuh”
    Napolleon – “Rendezvous”
    Pandai Besi – “Hujan Jangan Marah”
    Ramayana Soul – “Jaya Raga Jiwa”
    Shorthand Phonetics – “Catherine and Caroline”
    Strange Fruit – “Shark”
    Vague – “Inadequate”
    Aksan Sjuman and the Commitee of the Fest – “Love as a Punishment”
    Boby Limijaya – “Journey”
    Dewa Budjana – “Surya Namaskar (feat. Michael Landau)”
    Gerald Situmorang Trio – “Getting the News”
    Rekam Jejak Vol. 1 feat. Benny Likumahuwa Jazz Connection – “Jack & Bubi”
    Robert M.R. Quartet – “Grey’s Blues”
    simakDialog – “Stepping In”
    Tesla Manaf – “Part 4 (feat. Mahagotra Ganesha)”
    Carnivored – “Grief Flow Through the Law”
    Divine – “Long Live Thrash Metal”
    Down for Life – “Prosa Kesetaraan”
    Funeral Inception – “Pitch Black Destiny”
    Krack – “Decentralized”
    Methiums – “Buster Rancher”
    Parau – “Darah Menoreh Sejarah”
    Percuma – “Jangan Sakiti Kliwon”
    SSSLOTHHH – “Oracle”
    Terapi Urine – “Enaxxx”
    Adrian – “Di Sekolah-sekolah”
    Danilla – “Ada di Sana”
    Endah N Rhesa – “Silence Island”
    Glovvess – “Why Oh You (Hard to Get)”
    Innocenti – “Change the Season”
    LALA – “Let’s Go for a Ride”
    Stars and Rabbit – “Old Man Finger”
    The Triangle – “How Could You”
    Tigapagi – “Alang-alang”
    Tulus – “Baru”
    Begundal Lowokwaru – “Indonesian Proud”
    Devadata – “Supremacy”
    Durga – “Rantai Kekang”
    Inlander – “Hologram Ultimatum”
    LKTDOV – “Is It a Dream Within a Dream (Extended Version)”
    Reveur – “Lamentation”
    Senja dalam Prosa – “Rona Jingga Murka”
    The Kuda – “Hey Jansen”
    WeThePeople – “Tukang Rebutan”
    ((AUMAN)) – “City of Ghosts”
    Indische Party – “Hey Girl”
    Kelompok Penerbang Roket – “Mati Muda”
    Matiasu – “After Dark”
    Matius III:II – “Dosa Manusia Kedua”
    Navicula – “Love Bomb”
    Sigmun – “The Long Haul”
    The Experience Brothers – “Young, Wild and Free”
    The S.I.G.I.T. – “Let the Right One In”
    White Shoes and the Couples Company – “Tam Tam Buku”
    Aray Daulay – “On My Way”
    D’Jenks – “Mr. Brown (Dub)”
    Dubyouth Soundsystem – “Basstruck (feat. Lord K.I.M.O. of Empire Dust)”
    Monkey Boots – “Tunggulah Tunggu”
    Ras Muhamad – “Lion Roar”
    Sentimental Moods – “Sunny Sunday”
    Souljah – “Satu Frekuensi”
    Sound Solution – “Let Me Welcome”
    Adhitia Sofyan – “Tokyo Lights Fade Away”
    Adrian Adioetomo – “Lidah Api Menari”
    Asteriska – “Karvanda”
    Bin Idris – “Angin dari Timur”
    Christabel Annora – “If These Walls Could Talk”
    Frau – “Tarian Sari”
    Oneding – “Menangis Riang”
    Puti Chitara – “My Universe”
    Sapphira Singgih – “I’m the Guy”
    Windyasari – “The Big Give”
    Gustu Brahmanta Trio – “Putri Cening Ayu”
    Karinding Attack – “Play Free”
    Kragan Swara – “Angkringan: ‘Cheap Village Food’”
    Saratus Persen – “Walkman”
    Tarling Padi – “Bus Jama’at Karyawan”

    Berikan support untuk Devadata di situs ICEMA 2014 icema.co.id

    Untuk update informasi Follow Twitter @icema_official

    Untuk sumber asli tulisan ini silakan klik rollingstone.co.id/read/2014/11/01/124337/2736225/1093/inilah-nominasi-indonesia-cutting-edge-music-awards–icema–2014

  • 20 November, 2014

    Dua anggota keluarga besar kami yaitu Tragedi dan Crossfire baru saja merilis Official Video Music di hari yang sama. Kebetulan? Mungkin. Tragedi merilis video music untuk single album mereka yang akan dirilis Gr8day Music. Menyusul single free download yang telah disebarkan sebelumnya, kali ini giliran music video Fuck with Your Statement yang dilepas. Secara garis besar video ini berisi proses rekaman album teranyar mereka ‘II’. Meski berkonsep sederhana, video ini digarap cukup serius, hal tersbut dapat dilihat dari hasil video yang asik dan jauh dari kata membosankan.

    Lain hal nya dengan Tragedi, Crossfire merilis music video yang merupakan footage dari perform live mereka selama perhelatan ‘GR8FRIENDS SUMMER TOUR 2014′. Keberingasan mereka di atas panggung terekam jelas dalam video format black and white yang diringi single Time To Brake dari album First to Fight. Well, nothing left to say, Enjoy the video!

  • 6 October, 2014

    CLICK THIS BUTTON TO DOWNLOAD TRAGEDI – DON’T GIVE THE WORLD A CHANCE

    DOWNLOAD (94)

    Setelah beberapa waktu lalu band asal Kota Kembang, TRAGEDI merilis single pertama untuk album terbarunya, II (dua), berjudul “F**k With Your Statement”, kini giliran mereka merilis single ke-2, hari ini (1/10). Diberi judul “Don’t Give The World A Chance”, lagu ini dipastikan bakal jadi andalan band bergenre hardcore ini selanjutnya.

    Sedikit berbeda dengan single sebelumnya, Zanoe dkk. di lagu ini mengedepankan groove dan sedikit unsur progressive. Katanya supaya tambah catchy.

    “Beberapa dari kami emang suka banget sama lagu-lagu dari band bergenre progressive. Menurut saya sih lebih catchy. Itu menurut saya loh, hehehe,” Kata Zanoe, gitaris. “Selain itu, supaya kalau lagi manggung live, audience susah moshingnya. Nggak apa-apa deh, daripada audience hardcorenya pada “kungfu” nggak jelas mending dibikin susah buat moshing aja seklian. Hahaha,” lanjutnya sambil bercanda.

    Sementara itu, Teguh selaku pencipta lirik bilang bahwa selain segi aransemen, lagu ini juga menjetikkan pesan yang luas.

    “Sebenernya lirik lagu ini muncul dari kegelisahan saya sama satu hal yang paling prinsipil di dunia ini. Kalo ditanya, apa, pokonya ada deh. Tapi, dipikir ulang , kok, ternyata banyak yang bisa disentil sama lirik lagu ini. Alhasil nggak jadi menujukan lirik ini buat satu hal saja. Aheuaheu,” seru Teguh, vokalis.

    Selangkah lebih dekat menuju album TRAGEDI, dengan bangga berbagi single teranyarnya.

  • 17 September, 2014

    CLICK THIS BUTTON TO DOWNLOAD TRAGEDI – F*CK WITH YOUR STATEMENT

    DOWNLOAD (205)

    Setelah merampungkan proses rekman yang cukup panjang, salah satu band asal Kota Kembang, TRAGEDI resmi merilis single terbaru yang bertitel “F**k With Your Statement”. Singel itu diambil dari calon album terbaru mereka: II, yang akan dirilis November 2014 mendatang via Gr8day Music, Malang.

     Masih menitikberatkan beat khas hardcore punk, single ini direkam ulang setelah dulu sempat direkam dengan suara vocal vokalis terdahulu.

    “Lagu ini emang dibuat waktu vokalisnya masih, Cai. Malah kalau ada yang pernah atau suka nonton kami live on stage, lagu ini sering banget dibawain. Karena emang lagunya menurut saya catchy, sah-sah aja buat dijadiin single. Apalagi direkam dengan touch yang sedikit beda bikin lagu ini nggak kalah catchy dibanding versi live,” seru Zanoe, gitaris.

    Belum banyak informasi tentang album yang akan mereka rilis nanti. Namun yang pasti menurut Ami, drumer, albumnya nanti  bakal berisi sepuluh track yang punya nilai emosi berbeda di setiap tack-nya.

    “Masing-masing personil punya referensi musik berbeda yang sangat kuat. Cuma tetap ada irisannya Alhasil materi di album baru nanti bakal nyuguhin variasi emosi yang juga beda di setiap lagunya,” timpal Ami.

    Lewat rilisan single terbarunya, TRAGEDI ingin berbagi sensasi pengalaman baru ke penikmat musik Hardcore tanah air.

    ***

    Sekilas tentang TRAGEDI

    Terbentuk tahun 2007, Tragedi diinisiasi oleh Zanoe – gitaris, Dika (ALICE) – gitaris, Agung Cai , Ami (Nudist Island/ C.U.T.S) – drumer, dan Lukita (Pitfall Conspiracy/Hellbeyond) – bassis. Band merilis album debut mereka berjudul “Rebuild Through Resistance” tahun 2010 via Armstretch Record, Bandung, yang juga menaungi band kenamaan seperti DeadSquad, Straight Out, Straight Answer, dll. “United By Hardcore” jadi single pertama yang juga turut andil dalam album kompilasi “Famili Vol-1” via Lenoleum Record, Bandung. Tahun 2009.

    Perbedaan fundamental bermusik masing-masing personel membuat beberapa personel harus hengkang. Satu demi satu, Agung, Dika, dan Lukita memilih untuk tidak lagi bergabung di TRAGED dengan alasan masing-masing. Teguh (Right88) sebagai vokalis dan Reza (Pitfall Conspiracy) yang kemudian melengkapi line up Tragedi sampai saat ini.

  • 10 August, 2014

    Pasca merilis debut Album ‘This Reality’ di akhir athun 2013, Sharkbite disibukkan dengan rangkaian tour yang beberapa diantara nya bisa di dokumentasikan dengan baik dan kami rangkum menjadi sebuah music video dengan judul Set Us Free. Sharkbite akan kembali terlibat dalam rangkaian tour jawa-bali, kali ini bersama band dari Gr8day Music lain nya, yaitu crashbone, crossfire, dan better chance. Tour bertajuk Gr8friends Summer Tour ini akan dimulai di awal September 2014, show em some love and see you on the pit!

  • 22 March, 2014

     

    Crossfire adalah sekumpulan pemuda yang berasal dari scene Hardcore Salatiga, salah satu kota di provinsi Jawa Tengah Indonesia. Bermaterikan sounds ala NY hardcore yang dibumbui aroma beatdown mereka merilis album pertama First To Fight di bawah bendera Gr8day Music. 9 track yang ada dalam album mereka dipersenjatai hentakan drum yang rancak menggelegar dan riff gitar tebal. Merka juga mecoba berkolaborasi dengan beberapa musisi dalam album ini, mencoba memberi warna berbeda pada hardcore yag mereka bawakan. Salah satu nya pada track Totalitas yang mengkombinasikan rap menderu dengan distorsi gitar yang garang, Fresh!

    for more information about this band please check their page here .

  • 22 March, 2014

    Setelah Secret Weapon sukses mengacak-acak panggung Hellprint, kali ini giliran Devadata yang mendapat kepercayaan merajah sejarah dengan menjadi salah satu band pengisi Metal Festival bertaraf Internasional bertajauk Hammersonic yang akan dihelat pada 27 April 2014. Berbagi panggung dengan puluhan band bernama besar seperti Kreator, Bullet for My Valentine dan Hatebreed, menggeber sound berkekuatan dahsyat akan menjadi salah satu pencapaian bagi Devadata yang baru saja merilis album barunya. Congrats Devadata !!!

    for more information kinly check hammersonic website .

    !

  • 8 February, 2014

    Devadata dalam bahasa sanksekerta berarti sifat buruk, tapi bila kalian mendengar kata tersebut, otak kalian akan digiring untuk mengingat Band Hardcore Metal asal kota pahlawan, Surabaya. Devadata yang dibentuk di medio 1998, telah lalu lalang di kancah musik keras Indonesia, bahkan pernah melakukan partai tandang menyatroni negeri seberang. Dipersenjatai empat musisi mumpuni, Bodas (guitar+voc). xDandux (drum), Ryan (guitar) dan Roy (bass), Devadata kembali merilis album berjudul ‘DISRESPECT’ di awal tahun 2014. Disrespect juga menjadi rilisan pertama Gr8day Music di tahun 2014, rilisan dengan konten yang berbobot dari band yang mapan dan kaya pengalaman.

    Untuk Disrespect, Devadata akan mengunjungi kota-kota di Indonesaia dan asia tenggara dalam rangkain tour promo. Sempatkanlah menyambangi lawatan mereka ke kota kalian, support musisi lokal dengan datang ke gigs dan beli rilisan fisiknya.

     

    DISRESPECT Track List:

    1. INTRO

    2. LAWAN

    3. HARGA MATI

    4. SUPREMACY

    5. DIE FOR NOTHING

    6. RADJAH

    7. DURHEINENDER

    8. DEVASTATE

  • 17 January, 2014

    Ada kabar baik dari 2 member GR8FRIENDS, yaitu Secret Weapon dan yang band yang baru saja bergabung Devadata. Secret Weapon mendapat ruang berkreasi di salah satu event musik open air terbesar di Indonesia yaitu HELLPRINT. Perhelatan festival musik tersebut dijejali puluhan band/musisi terbaik dan dipersenjatai 2 stage besar akan dilaksanakan pada 16 Februari 2014 di Lanud Sulaiman Bandung. Sedangkan Devadata sendiri menggagas tour South East Asia sebagai ajang promo album terbaru mereka yang dirilis oleh GR8DAY MUSIC. SEA TOUR tersebut direncanakan menjejakkan kaki di daratan Malaysia, Singapore, dan Thailand. Wish Em Luck!

     

  • 5 September 2014
    9 CITIES, JAWA - BALI

    SHARKBITE, CRASHBONE, CROSSFIRE, BETTER CHANCE

  • 14 November 2013
    GSG BANJARAN, KEDIRI

    UNDER 18, STANDFREE, STEP AHEAD, SAME STREET, WEST SIDE HOOD, LOCAL BANDS

  • 8 September 2013
    BIMA CAFE, TULUNGAGUNG

    OUTRIVAL, NOT FALLING OUT, TANAH LELUHUR, MEGANTHROPUS, CLOSER THE SKYLINE, SHINE

  • 17 February 2013
    GERBANG 9, MALANG

    SHARKBITE, FINAL ATTACK, ASIA MINOR, FRAUD, STRIKER, STRIDE, LAST THREAT, BANGKIT MELAWAN, GIVE ME A CHANCE

  • 10 February 2013
    LEVEL, MALANG

    ROTTEN BLAST, NADI, DISINFECTED

  • 12 December 2012
    GERBANG 9, MALANG

    CRUEL HAND (US), FINAL ATTACK (JHC), UNDER 18 (BCHC), SHARKBITE (MCHC), ASIA MINOR (BCHC), LOSE IT ALL (BCHC), HAIL OF FIRE (MCHC), BETTER CHANCE (MCHC)

  • 18 November 2012
    TRIDENTE CAFE, TULUNGAGUNG

    BILLFOLD, KLEM, NOT FALLING OUT, OUTRIVAL

  • 19 September 2012
    Godang Cafe, Malang

    SHARKBITE, INNERSIG, EVERYTHING FORSAKEN, FALLEN TO PIECES, HEARTSWELL, COOBOY JIMMY, YOUNGSTER CITY ROCKER, UNROCKSTAR, BURN TWIST, BANGKIT MELAWAN, STAY FUNNY

  • READ MORE

Twitter